Untukmu, Ayah..
Aku perempuan, yah. Maaf, jika aku tak bisa menjadi anak laki laki seperti yang kau inginkan..
Bukan atas kehendak dan kemauanku untuk menjadi anak perempuan.
Bahwa inilah aku.. anak perempuanmu.
Aku memang bukan yang kau harapkan,
Tapi perlu kau tahu, yah..
aku selalu berdoa untukmu dalam setiap sujudku.
berdoa untuk kesehatanmu, agar kau bisa melihatku berkarya.
aku mencintaimu, Yah. Sangat mencintaimu..
meski kau membenciku, aku tetap mencintaimu.
meski kau memusuhiku, aku tetap mencintaimu.
sangat mencintaimu.
jika menceritakan keburukanku pada orang lain, maka akan kuceritakan kebaikanmu kepada semuanya.
jika menurutmu aku anak yang gatau diri, maka menurutku kau adalah ayah terhebat.
sikapmu memang membuatku kecewa, tapi aku sangat mencintaimu, Yah..
walaupun cintaku takbisa kau lihat. aku tetap bangga padamu.
lihat senyumku sewaktu kecil..
senyum bahagia.
semoga matamu masih bisa melihat senyumku itu dengan matahatimu
meski senyum dengan luka yang dalam.
senyum ini masih untukmu.
masih melengkung untuk kau lihat.
lihatlah lebih dekat, Ayah.. mungkin kau akan mengerti.
aku mencintaimu, Yah. Sangat mencintaimu..
meski kau membenciku, aku tetap mencintaimu.
meski kau memusuhiku, aku tetap mencintaimu.
sangat mencintaimu.
jika menceritakan keburukanku pada orang lain, maka akan kuceritakan kebaikanmu kepada semuanya.
jika menurutmu aku anak yang gatau diri, maka menurutku kau adalah ayah terhebat.
sikapmu memang membuatku kecewa, tapi aku sangat mencintaimu, Yah..
walaupun cintaku takbisa kau lihat. aku tetap bangga padamu.
lihat senyumku sewaktu kecil..
senyum bahagia.
semoga matamu masih bisa melihat senyumku itu dengan matahatimu
meski senyum dengan luka yang dalam.
senyum ini masih untukmu.
masih melengkung untuk kau lihat.
lihatlah lebih dekat, Ayah.. mungkin kau akan mengerti.
