Originally post at 16.03.2013
(baru sempet buka blogger :p)
Disana......
Di sore hari yang basah.
Di senja yang cerah..
Silhuet bayanganmu masih menyisakan memori.
Senyummu....
Sayup indah matamu.
Masih terekam jelas dibalik silhuet itu.
Memori itu masih kuingat.
Saat kau membalikan badanmu,
Saat kau beranjak untuk segera pergi, Pergi meninggalkanku yang terpaku melihat punggungmu yang semakin menjauh..
Sampai akhirnya, jarak kepergianmu memisahkan dua hati.
Senja ini,
Bicara tentang kerinduan.
Tentang dua hati yang bertolak belakang.
Tentang jarak dan perjalanan yang panjang dan singkat.
Aku masih disini,
Merekam kembali memori silhuet dirimu dibatas senja.
Merindukan sosok dibalik silhuet itu.
Andai aku boleh berandai..
Andai si andai andai.
Andai silhuet itu menjadi nyata kembali dan jalan berbalik memeluk erat tubuh yang masih terpaku.
Andai......
Di sore hari yang basah.
Di senja yang cerah..
Silhuet bayanganmu masih menyisakan memori.
Senyummu....
Sayup indah matamu.
Masih terekam jelas dibalik silhuet itu.
Memori itu masih kuingat.
Saat kau membalikan badanmu,
Saat kau beranjak untuk segera pergi, Pergi meninggalkanku yang terpaku melihat punggungmu yang semakin menjauh..
Sampai akhirnya, jarak kepergianmu memisahkan dua hati.
Senja ini,
Bicara tentang kerinduan.
Tentang dua hati yang bertolak belakang.
Tentang jarak dan perjalanan yang panjang dan singkat.
Aku masih disini,
Merekam kembali memori silhuet dirimu dibatas senja.
Merindukan sosok dibalik silhuet itu.
Andai aku boleh berandai..
Andai si andai andai.
Andai silhuet itu menjadi nyata kembali dan jalan berbalik memeluk erat tubuh yang masih terpaku.
Andai......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar